Keberhasilan yang Tertunda
Setiap insan sudah mempunyai jalan keberhasilan sendiri-sendiri. Allah telah mengatur takdir manusia sebaik mungkin. Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan berdo'a selebihnya kita pasrahkan kepada Allah.
Bulan April ini mungkin banyak yang meneteskan air mata. Tak sedikit juga yang bahagia. Dalam sebulan ada dua kabar yang ditunggu-tunggu oleh mereka. Yap mereka adalah teman-teman kita yang saat ini sedang berikhtiar melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi. Dua kabar tersebut yaitu pengumuman SNMPTN dan pengumuman SPANPTKIN. Kabar bahagia bagi mereka yang mendapat warna hijau dan kabar duka untuk yang mendapat warna merah.
Kecewa sudah pasti dirasakan. Sedih, ingin marah, merasa paling bodoh tentu terbesit di benak mereka. Haiii teman-teman. Berhentilah menyalahkan dirimu sendiri. Bukan hanya kamu yang mendapat warna merah. Bukan hanya kamu yang merasa dikecewakan. Buka matamu. Lihatlah di luaran sana ada ribuan yang mendapat warna merah. Bahkan lebih banyak daripada warna hijau. Mengapa kamu harus tenggelam dalam tangisanmu. Mengapa kamu mau diperbudak oleh rasa kecewamu.
Kawan...
Merah yang saat ini kamu dapatkan tidak membuat dunia kiamat. Merah yang kamu terima tidak membuat masa depanmu suram. Merah yang mungkin saat ini kamu tidak inginkan suatu saat akan menjadi yang kamu banggakan. Kamu hanya gagal di satu jalan bukan berarti semua jalan keberhasilan tertutup untukmu. Kamu perlu mencoba jalan lain yang mungkin itu terbaik untukmu. Yang mampu membawa keberhasilan dunia akhirat.
Sejatinya tidak ada manusia yang tak pernah gagal. Bahkan seorang nabi pun pernah gagal untuk membimbing suatu umat. Apalagi hanya kita, manusia yang penuh dosa ini. Kegagalan saat ini adalah keberhasilan yang tertunda.